1423210616_7

-o0o-

“Chan-chaaann!! Bagaimana penampilanku?”

Kyuhyun menepuk jidatnya kembali. Setelah shock melihat penggemar yang datang ke konsernya hampir semua mengikat rambut, kini dia harus menemukan ‘seekor’ lagi disini. Kenapa dia bilang ‘seekor’? Karena cepolan rambut Yonghoon lebih menyerupai ekor kuda milik Siwon.

“Kau juga menonton acara itu ternyata”

Ungkapan Kyuhyun berbalas anggukan polos. Acara yang dimaksud adalah wawancara eksklusifnya bersama sebuah saluran televise yang disiarkan belum lama ini. Pria itu tampak mendesah. Besok lagi ia perlu mencatat mana yang boleh atau yang pantang ia ungkapkan didepan media. Konyol saja bila seperti ini lagi endingnya.

Kejadian ini bermula ketika seorang MC dalam acara tersebut menanyakan soal tipe ideal Kyuhyun. Disela rangkaian kalimatnya, Kyuhyun menambahkan sedikit gurauan. Dia bilang, dia suka melihat gadis yang menguncir rambutnya hingga terlihat rapi. Walau sesungguhnya ia tak seratus persen bergurau, karena nyatanya ia memang sempat terpikat oleh sosok gadis bercepol kuda yang ia temui untuk pertama kalinya dulu. Sebut saja gadis itu Yonghoon.

“Aku janji, mulai sekarang akan ku kuncir rambutku tiap bertemu denganmu”

Kyuhyun kaget. Ada yang salah dengan gadisnya. Mungkinkah Yonghoon menjadi sedikit tidak waras setelah ia tinggalkan beberapa hari? “Tanpa kau melakukannya pun, aku sudah menjadi milikmu Yong”

“Tidak! Aku hanya ingin kita impas”

“Impas? Maksudmu?” Bagus! Kesimpulan sementara, Yonghoon melakukan itu bukan untuk memikatnya. Lalu? “Jangan bilang kau punya maksud lain!” Kyuhyun pun cemas.

“Ya. Aku mau kau memecat penata busanamu!”

“Apa? Kau gila!”

“Ya. Aku gila karena dandananmu. Lihat saja rambutmu, mantel, kaos, dan celanamu itu! Tinggal tambah ransel gambar Ultraman Cosmos, topi bundar, dan sekotak bekal saja kau sudah mirip anak TK”

“Hei, jangan mengejekku seperti itu Yong!” Kyuhyun mencoba sabar. Sejauh ini nadanya baru naik satu oktav. Hebat bukan? Tapi coba lihat seberapa jauh lagi ia mampu bertahan.

“Oh ya, belum lagi sweater warna-warni yang kau pakai belakangan ini. Ya Tuhan… Dia kemanakan Kyuhyunku yang keren dan seksi? Apa stylistmu itu sedang ingin punya anak lagi?”

“Hentikan! Dasar cerewet! Kalau memang penampilanku seburuk itu, lalu kenapa kau masih mau denganku?” Beri tepuk tangan pada Yonghoon! Tak butuh hitungan menit, kesabaran Kyuhyun telah dikuras habis olehnya.

“Itu dia. Bahkan aku sendiri heran kenapa bisa sebodoh ini”

Memutar matanya malas. Kyuhyun sadar tensinya kembali dipermainkan. Baru mulai tersulut emosi, gadis itu telah meredamnya lagi. “Akui saja bahwa kau terlanjur mencintaiku Yong!”

“Yah, kurasa kau benar. Itulah mengapa aku selalu cerewet. Toh itu demi kebaikanmu juga”

“Tapi tidak harus dengan memecat Stylistku bukan? Memang siapa yang akan menggantikannya?”

“Gampang! Tinggal suruh Jisun saja. Kau tahu dia itu seorang designer handal bukan? Aku yakin stylenya jauh lebih bagus”

Kyuhyun memicing “Sama saja kau ingin melihatku mati ditangan Oppamu”

“Asal kau tak tebar pesona, semua akan baik-baik saja. Tapi kalaupun itu terjadi, kau tenang saja! Takkan ku biarkan Jonghoon Oppa menggantungmu hidup-hidup, Sayang”

“Ya…ya…ya… Kini aku percaya bahwa kau mencintaiku setengah mati”

“Oow jelas! Aku ini kan kekasihmu”

Wahai Tuan Cho yang kelewat pintar! Tentu saja dia takkan rela membiarkan Jonghoon melakukannya, karena dia yang baru saja mengaku sebagai kekasihmu itulah yang akan menggantungmu dengan tangannya sendiri. Sadarkah engkau?

-END-

k

Advertisements